ICM Kendari, Sulawesi Tenggara Pendidikan

Syaikh Mesir ‘Sidak’ Bacaan Al-Qur’an Siswa Sekolah Tahfidzul Qur’an Mu’adz bin Jabal Kendari

Bismillah,

Terwujudnya Sekolah yang Bersih Dalam Tauhid, Sunnah dalam Beramal, Unggul dalam Prestasi, Terampil dalam Berkarya dan Berwawasan Lingkungan”

Diatas merupakan penggalan Visi dari Sekolah Tahfidzul Qur’an Mu’adz bin Jabal Kendari yang terdiri atas TK Tahfidzul Qur’an, SD Tahfidzul Qur’an, SMP Tahfidzul Qur’an, dll. Selain menjadi salah satu Sekolah dengan beberapa Prestasi yang Diraihnya, Sekolah Tahfidz Qur’an Mu’adz bin Jabal sangat memprioritaskan “Hafalan Qur’an” para Siswa-siswanya agar mereka kelak bisa menjadi generasi Qur’ani di Zaman Milenial yang bisa dibilang sangat mempengaruhi pola pikir anak-anak dimasa Sekarang, dan pasti semua kita sepakat “Kecanduan Game” merebak ke beberapa anak-anak kita yang bisa dibilang sangat berdampak pada proses belajar dan menimba ilmu mereka.

Sekolah Tahfidz Mu’adz bin Jabal Sendiri tidak pernah bosan untuk berbenah diri dan terus berkembang agar bisa menjadi Wadah yang baik bagi para Anak-anak agar bisa menjadi para Hafidz dan Hafidzah Qur’an berbasis Sekolah paruh waktu. Mulai dari Menambahkan waktu setiap harinya bagi anak-anak untuk melakukan proses penyetoran Hafalan sampai dengan dibukanya Les tambahan pagi anak-anak yang ingin mengasah lagi kemampuan hafalannya sepulang sekolah.

Singkat cerita, Awalnya tidak ada suasana yang berbeda di Kompleks Sekolah Tahfidzul Qur’an Mu’adz bin Jabal Kendari beberapa hari kemarin. Seperti biasanya, Siswa dan Siswi dengan Rutinitasnya yaitu Belajar pengetahuan Umum dan Keislaman dan adanya Penyetoran Hafalan Al-Qur’an mereka kepada Para Ustadz dan Ustadzahnya di sekolah yang terdiri atas Murojaah Hafalan dan Menyetor PR Hafalan yang telah dihafalkan dirumah. Namun seketika berbeda pada saat Seseorang “Syaikh” Masuk ke beberapa kelas secara acak untuk mengontrol atau memantau kemampuan Tajwid dan Hafalan Siswa-Siswi.

Syaikh Subhi Ghonim sedang melakukan sedikit Pengarahan di depan Siswa SMP-TQ Mu’adz bin Jabal Kendari
Bersama Salah satu Asatidz, Syaikh Subhi Ghonim menerangkan beberapa contoh Ayat Al-Qur’an kepada Siswa

Bukan tidak sengaja, Syaikh Tersebut adalah Syaikh Subhi Ghonim Hafidzahullahu, Beliau didatangkan jauh-jauh dari “Negeri Piramida” atau yang sering disebut dengan Mesir ke Indonesia, tepatnya di Sekolah Tahfidzul Qur’an Mu’adz bin Jabal Kendari. Mengupas sedikit biografi tentang beliau, syaikh sudah menghafal Al-Qur’an ketika umurnya baru menginjak 9 Tahun. Selain itu, beliau pernah mendapatkan Predikat Juara 1 MTQ Internasional di Yordania, beliau juga Pemegang Sanad Qiro’ah Sabah*. Di Umur 31 Tahun ini, syaikh mimilih untuk mengabdikan diri dan datang ke Kendari, tidak lain dan tidak bukan untuk mengajarkan tatacara membaca Al-Qur’an yang baik dan benar serta menghafalkannya dengan sesuai dengan kaidahnya,

Tampak keantusiasan salah satu Siswa SMP-TQ Mu’adz bin jabal Kendari saat pengarah Syaikh Subhi Ghonim

Setiap hari, yaitu waktu pengajaran sedang berlangsung, Syaikh akan masuk ke beberapa kelas di Sekolah Tahfidzul Qur’an Mu’adz bin Jabal Kendari untuk mentes kemampuan anak-anak. Hal inipun menjadi daya tarik dan pembangkit semangat tersendiri bagi Siswa dan Siswi agar tetap semangat dalam mempelajari serta menghafalkan Al-Qur’an. Tak hanya itu, Para Ustadz dan Ustadzah sebagai pembimbing Tahfidz para Siswa-siswi juga mendapatkan bagian untuk mendapatkan Sesi kelas Permantapan dan Perbaikan agar para pembimbing bisa semakin siap dalam mengarahkan siswa-siswi tiap waktu Penyetoran hafalan mereka.

Kelas Penyetoran Bacaan Al-Qur’an Para Pembimbing Tahfidz yang bersama Syaikh Subhi Ghonim

Insyaa Allah, Syaikh Subhi Ghonim yang saat ini sedang berusaha mempelajari Bahasa Indonesia dengan bertujuan agar beliau bisa Berkomunikasi dengan baik di Kota Kendari ini akan Menjadi Supervisor atau Koordinator Tahfidz yang menjangkau elemen TK-TQ, SD-TQ, Hingga SMP-TQ berbagi dengan Syaikh Hamadah Abul Fatuh yang lebih duluan di amanahkan menjadi Koordinator Tahfidz di SMA-TQ dan Program Kaderisasi Imam dan Da’i (PROKID Kendari).

Ini menjadi langkah yang sangat baik ditempuh oleh Islamic Center Mu’adz bin Jabal Kendari terkhusus Sekolah Tahfidzul Qur’an Mu’adz bin Jabal Kendari untuk merealisasikan Visi dan Misi Sekolah, serta diharapkan dengan dibimbing langsung oleh ahlinya, siswa-siswi bisa semakin giat dalam belajar dan menghafalkan Al-Quran sesuai dengan kaidah-kaidahnya dan siap bersaing dan menorehkan prestasi di Ajang Musabaqoh Hifdzil Qur’an dan setingkatnya.

Tidak sampai disitu, Insyaa Allah Syaikh juga akan membuka Kelas Tahsin Tilawah pekanan yang dibuka untuk Umum (Ikhwan dan Akhwat) yang ingin memperbaiki bacaan Al-Quran mereka, tepatnya setiap setelah hari Ahad dan Senin pada jam 18.30 WITA –  Selesai, tepatnya di Masjid Mu’adz bin Jabal Kendari (Jln. Prof. Abdurrauf Tarimana, Kel. Kambu) dan pastinya Gratis. Dengan Metode Interaktif dengan Peserta, menjadi cara efektif agar materi bisa tersampaikan dengan baik serta peserta juga bisa langusng menyetorkan bacaan mereka dan akan langsung ditanggapi oleh Syaikh.

Kajian Tahsin Tilawah Rutin Perdana dengan Narasumber Syaikh Subhi Ghonim yang diperuntukkan untuk Umum (Ikhwan dan Akhwat) Telah dibuka Senin Malam Kemarin
Tampak keseriusan peserta Kajian Tahsin Tilawah Rutin kemarin

Semoga dengan hadirnya Syaikh Subhi Ghonim di Kota Kendari bisa menjadi kesempatan baik untuk memperbaiki Bacaan Al-Qur’an kita agar kita bisa memaknai setiap Bacaan Al-Qur’an yang kita baca.

*Qiro’ah Sab’ah atau tujuh bacaan adalah macam-macam cara membaca Al Qur’an yang berbeda. disebut tujuh bacaan adalah karena ada tujuh imam Qiro’ah yang masyhur (terkenal) dan masing-masing memiliki langgam bacaan tersendiri.

Shares