Cabang ICM Konsel, Sulawesi Tenggara

Khutbah “Ta’aruf”, dari ICM Konawe Selatan untuk Para Santri dan Santriwati Baru

[Sabtu, 10 Dzulqo’dah 1440 H]

Tinanggea, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Bismillah,

Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Islamic Center Mu’adz bin Jabal Konawe Selatan yang biasa disingkat sebagai ICM Konsel merupakan salah satu cabang dari Islamic Center Mu’adz bin Jabal Kendari yang bertujuan menjadi wadah bagi Putra-Putri Daerah untuk mempelajari Ilmu Agama dengan berbasis kepesantrenan, dan salah satu program unggulan dari ICM Konsel adalah SMP-TQ (Tahfidzul Qur;an). Tak tanggung-tanggung, sejak berdirinya ICM Konsel beberapa tahun lalu, dengan pesatnya mendapatkan pandangan positif dari Elemen masyarakat sekitar, sehingga mendapatkan kepercayaan oleh banyak pihak. Ini dibuktikan dengan Makin pesatnya motivasi dan keinginan Masyarakat daerah setempat untuk memasukkan anaknya di pesantren ICM Konsel (Mondok).

Suasana Pon-Pes ICM Konsel yang telah dipadati oleh kendaran-kendaraan Orangtua Santri & Santriwati

Minggu Lalu, tepatnya pada hari Senin (13/07/19), ICM Konsel mengadakan “Khutbah Ta’aruf Santri dan Santriwati Baru untuk Tahun Ajaran 1440/1441 H. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun dan menjadi salah satu cabang kegiatan yang penting guna untuk menyambut Para Santri dan Santriwati baru yang akan di mondokkan di ICM Konsel. Khutbah Ta’aruf dikhususkan bagi para Santri dan Santriwati serta para Orangtua santri agar mendapatkan pengenalan bagaimana seluk beluk Pondok Pesantren ICM Konsel dan penguatan niat agar bisa berbaur dan berproses di lingkungan pesantren.

Kegiatan ini diawali oleh Tilawah oleh salah satu santri Ponpes SMP-TQ ICM Konsel, dilanjutkan sambutan oleh Bapak Suparman Karim, S.Kom selaku Kepala Sekolah SMP-TQ ICM Konsel. “Khutbah Ta’aruf ini merupakan ajang pengenalan kepada Santri dan Santriwati baru terkait lingkungan Pondok Pesantren yang Sekarang ini, Insyaa Allah disini para Santri dan Mahasantri akan diajarkan tata cara Shalat dan Wudhu yang baik, dll. serta yang terpenting adalah pembangunan Akhlak para Santri dan Santriwati itu sendiri” ucapnya.

Para orangtua santri yang sedang menyaksikan dengan seksama Khutbah Ta’aruf yang berlangsung

Setelah Bapak Kepala Sekolah SMP-TQ memaparkan sambutannya, setelah itu dilanjutkan oleh sambutan oleh Pimpinan Pondok Pesantren ICM Konsel, Bapak Muhammad Jahid, SKM. Kali ini beliau memaparkan visi & misi dari Pondok Pesantren ICM Konsel yaitu “Terwujudnya Pondok Pesantren yang Mencetak Generasi Akhlak Mulia dan Penghafal Al-Qur’an”. Setelah itu sambutan dilanjutkan oleh Kepala Desa setempat dan bhabinkamtibmas.

Sambutan dari Pimpinan Pon-Pes Islamic Center Mu’adz bin jabal Konawe Selatan, Bpk. Muhammad Jahid, SKM

Adapun dalam Khutbah Ta’aruf kali ini diisi oleh Narasumber Al Ustadz Slamet Syahidin, M.Pdi selaku Pengajar di Program Kaderisasi Imam dan Da’i (PROKID) yang merupakan lembaga pendidikan binaan Islamic Center Mu’adz bin Jabal, beliau di berikan amanah oleh Ust. Zezen Zaenal Mursalin, Lc untuk memberikan Khutbah Ta’aruf kepada Para Santri dan Santriwati Baru Serta Para Orangtua yang Berbahagia karena harapan untuk menuntut ilmu agama bisa terwujud namun tidak dipungkiri bahwa adanya rasa sedih di hati peserta karena akan berpisah satu sama lain.

Bukti Cinta Sesungguhnya Orangtua kepada Anak-anaknya yaitu dengan memastikan Anak-anaknya mempunyai ilmu pengetahuan yang bisa mengantarkannya di kebahagiaan di dunia dan akhirat serta bisa menjadi syafaat bagi kedua orangtuanya. Pendidikan anak merupakan kewajiban mutlak yang harus dilakukan oleh para orangtua, dengan masuknya anak-anak kita di Pesantren bukan berarti anak kita sepenuhnya menjadi tanggung jawab pondok pesantren, tetapi Orangtua harus mengambil andil dalam perkembangan anak-anak kedepannya”. Itulah cuplikan Khutbah Ta’aruf yang dibawakan oleh Ust. Slamet Syahidin, M.Pdi yang lebih menegaskan bagaimana tugas dan kewajiban Orangtua santri setelah memasukkan anak-anaknya di pondok pesantren.

Sedang berlangsungnya Nasihat Khutbah Ta’aruf yang dibawakan Oleh Ust. Slamet Syahidin, M.Pdi

Kegiatan dilanjutkan dengan ISHOMA, dan setelah itu para Santri dan Santriwati ditemani oleh para orangtuanya memasukkan barang-barang kebutuhannya selama di pesantren dan didampingi oleh para pengajar pondok pesantren dan santri yang lebih dahulu menjadi santri di Pondok Pesantren ICM Konawe Selatan.

Para Orangtua membantu para Santri & Santriwati baru untuk melengkapkan perlengakapan selama menjalankan kegiatan di Pondok Pesantren

 

Shares