LAZIS MUADZ Hadir dalam Sinergi Kemanusiaan di Ujung Negeri: 370 Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis

29 April 2026

Buton Selatan, 18 April 2026 – Ratusan warga dari berbagai wilayah, termasuk daerah kepulauan, memadati lokasi pelaksanaan Bakti Sosial Terpadu yang digelar di halaman Rumah Jabatan Bupati Buton Selatan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial dalam menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat.

Buton Selatan, 18 April 2026 – Ratusan warga dari berbagai wilayah, termasuk daerah kepulauan, memadati lokasi pelaksanaan Bakti Sosial Terpadu yang digelar di halaman Rumah Jabatan Bupati Buton Selatan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial dalam menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat.

Bakti sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dan Yayasan Sahabat Muadz Indonesia, dengan dukungan utama dari PT Safina SS. Kegiatan ini turut melibatkan Lazis Muadz, Crisis Aid Indonesia, Muadz Automotive Club, serta dukungan medis dari RS Bahteramas. Seluruh rangkaian acara juga disiarkan secara langsung melalui Muadz TV dan Radio Muadz Bin Jabal.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 16 hingga 18 April 2026 ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Antusiasme terlihat sejak hari pertama melalui pelatihan imam dan khatib yang diikuti peserta dari tujuh kecamatan. Menariknya, mayoritas peserta merupakan kalangan usia lanjut yang tetap bersemangat memperbaiki kualitas bacaan dan pemahaman ibadah.


Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Pelatihan imam dan dai ini baru pertama kali diadakan di Buton Selatan, dan respon masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi momentum penting untuk perbaikan kualitas ibadah di tengah masyarakat,” ujarnya. Memasuki hari puncak, berbagai layanan sosial diselenggarakan, mulai dari pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, sunatan massal, pembagian sembako, hingga kegiatan edukatif untuk anak-anak.


Layanan kesehatan menjadi program paling diminati. Sebanyak 370 warga mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis dari tim dokter spesialis yang terdiri dari dokter mata, bedah, jantung, THT, patologi klinik, serta dokter umum dari RS Bahteramas. Sementara itu, program sunatan massal mencatat lonjakan peserta yang signifikan. Dari target awal 50 anak, jumlah peserta mencapai 101 anak. Keterbatasan perlengkapan medis menyebabkan sebagian peserta belum dapat terlayani pada kesempatan tersebut.


Antusiasme masyarakat juga terlihat dari kehadiran warga kepulauan seperti Siompu, Siompu Barat, Kadatua, dan Batu Atas yang rela menempuh perjalanan laut menggunakan perahu demi mendapatkan layanan. Selain layanan kesehatan, panitia juga menyalurkan 300 paket sembako kepada masyarakat. Bagi warga yang belum mendapatkan paket, bantuan tunai tetap diberikan sebagai bentuk pemerataan manfaat.


Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan program “Ceria Anak” serta aksi donor darah yang berhasil mengumpulkan 93 kantong darah, berkat kolaborasi dengan PMI dan Tim Penggerak PKK Buton Selatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung, khususnya bagi wilayah dengan keterbatasan akses. Bakti sosial ini tidak hanya menjadi ajang pelayanan, tetapi juga simbol kepedulian, gotong royong, dan semangat berbagi untuk sesama.