Ajal Bisa Datang Kapan dan di mana Saja, Bahkan dari Tempat yang Tidak disangka-sangka

30 April 2026

Dari musibah kecelakaan yang terjadi di stasiun Bekasi Timur, banyak ibroh yang bisa kita ambil.

Pertama, ajal bisa datang kapan dan di mana saja, bahkan dari tempat yang gak disangka-sangka.

Mereka para korban mungkin gak pernah berfikir sebelumnya akan wafat pada situasi demikian. Bukan di hari tua, bukan di ranjang pesakitan. Tapi secara tiba-tiba, dalam keadaan sehat wal afiat

Malaikat maut begitu dekat, lebih dekat dari urat nadi kita. Pentingnya senantiasa merenungkan kematian, mempersiapkan bekal untuk menyambutnya.

Setidaknya membiasakan basahi lisan bukan dengan senandung dan lagu favorit ketika sedang di perjalanan, melainkan dengan zikir atau kalam-kalam Allah. Agar ketika nyawa tercerabut dari raga, ada potensi husnul khotimah.

Ke dua, perluas lagi rasa sabar.

Gak bisa dipungkiri, kecelakaan ini jika dirunut dari hulu, maka ada andil orang yang gak sabar di dalamnya, selain human error tentunya. Mereka yang melanggar aturan, menerabas tanda bahaya, semua karena ketidaksabaran.

Bukan hanya pada kasus ini saja. Tapi sudah banyak contoh kerusakan yang bersumber dari sikap tergesa-gesa. Bahkan mungkin kebanyakan kecelakaan di jalan, sebabnya karena ketidaksabaran.

Padahal lihatlah bagaimana nyamannya sholat dengan tu'maninah. Kenapa kita gak adopsi itu untuk hal-hal muamalah lainnya?

Tanamkan dalam diri ketika berkendara, bahwa semua orang di jalanan punya gegas yang sama, bukan kita saja. Bersabarlah, karena Allah bersama orang-orang yang sabar.

Innallaha maashobirin.

Ke tiga.

Konon hanya tiga menit kereta yang tertabrak itu berhenti. Tiga menit namun fatal akibatnya, mengingat semua sudah terjadwal dan ditetapkan.

Padahal itu baru satu sistem buatan manusia. Bayangkan bagaimana rumitnya menata planet-planet di tata surya. Jutaan bintang-bintang bergerak tanpa saling menabrak. Jika ada satu saja planet yang berhenti berotasi pada porosnya, niscaya kacau arus lalu lintas luar angkasa. Mustahil gak ada zat yang mengatur itu semua. Sesuatu yang sulit dibantah oleh atheis dan agnostik. Demikianlah Maha Kuasa Allah.

Dan banyak lagi ibroh, jika kita mau merenungkan.

Turut berdukacita untuk semua korban. InsyaAllah pahala syahid dan lepas dari fitnah kubur menanti untuk semua muslimah yang jadi korban, selama dalam keadaan beriman dan jauh dari kemaksiatan. Aamiin.

Sumber: FB Arham Rasyid