ICM Raja Ampat, PAPUA

Peresmian ICM Raja Ampat Oleh Menteri Agama

Islamic Center Muadz Bin Jabal Raja Ampat Diresmikan oleh Menteri Agama

WAISAI-Bertempat diperumahan 300, Waisai Kabupaten Raja Ampat, kemarin, (29/5/2015), Sekjen Kementrian Agama Prof. Dr. Muhammadiyah Yamin, melakukan pembukaan selubung papan nama menandai peresmian Islamic Center Muadz Bin Jabal (ICM).
Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati raja Ampat, Abdul Faris Umlati,SE, Sekretaris Menteri Agama RI, Khiarul Huda, Mantan Menteri Agama Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I Maftuh Basyuni, Atase Agama Kedutaan Besar Saudi Arabia Syaikh DR. Ibrahim Bin Sulaiman An Nughaimisyi, Asisten Atase Agama Kedutaan Saudi Arabia, Faruk Sanusi. Anggota DPRD Raja Ampat, Toga Tomas, Kepala Kantor Agama Wilayah Papua Barat, Unsur TNI-Polri,pimpinan SKPD, Tokoh Adat, Tokoh Agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan masyarakat Raja Ampat.

Bupati raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE menyambut baik berdirinya Islamic Center di Waisai Kabupaten Raja Ampat, yang merupakan sekolah dengan tatanan pembelajaran islam dan ini merupakan satu terobosan besar untuk memajukan Raja Ampat.
“Ini merupakan terobosan besar dengan hadirnya Islamic Center, kepada Bapak Alfaris La Bagu yang telah berjuang hingga bangunan ini selesai. Saya atas nama pemerintah daerah menghaturkan terima kasih” terang Bupati Raja Ampat.
Bupati mengungkapkan , pada tun 2017 ada agenda besar di Waisai yaitu sebagai tuan rumah sinode, jadi pihaknya sangat berharap Menteri Agama dapat datang dan membuka acara tersebut.

Sementara Atase Agama Kedutaan Saudi Arabia DR. Ibrahim Bin Sulaiman An Nughaimisyi berharap hadirnya islamic center dapat memacu para remaj dan kawula muda untuk teru belajar dan memperdalam islam.Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga Saleo yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan Islamic Center.

Di tempat yang sama Prof. DR. Muhammadiyah Yamin, Sekjen Kementerian Agama RI sebelum meresmikan menegaskan, hadirnya pusat kajian islam yang dibangun, diharapkan ke depan akan lahir pemuka-pemuka ajaran islam yang handal.
“Oleh karena itu, tidak salah jika ada anak-anak Raja Ampat yang menimba ilmu pendidikan syariah di Arab Saudi” Kata dia.
Ia berpesan, ICM digunakan secara baik, dan bermanfaat bagi anak-anak Raja Ampat, tidak digunakan sebagai kelompok politik, apalagi yang merongrong atau memecah umat islam di Indonesia, karena ICM adalah amanah sehingga harus dijaga secara baik.

Ketua AFKN Kabuaten Raja Ampat dan juga pengurus ICM Raja Ampat, Alfaris La Bagu, S.Sos, MH kepada Radar Sorong mengatakan bangunan Islamic Center terdapat 4 ruangan, Asrama 4 ruangan, Masjid 1, ruang tamu, dan ruma guru 3 unit (AF)
Sumber :Radar SorongPapua Barat Pos

Shares