Dakwah ICM Kendari, Sulawesi Tenggara

“Seminar Sehari” Kaidah-kaidah Penting Dalam Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

Bismillah,

Kaum Muslimin sepatutnya bersyukur atas Nikmat yang Allah Subhanahu wata’ala Berikan, terkhusus kaum muslimin di Kota Kendari. Penerapan sunnah di berbagai Penjuru, Syiar Islam sudah mulai bertebaran dimana-mana, Melimpahnya Majelis Ilmu yang mengajarkan sesuai Al-Qur’an dan Sunnah serta lahirnya media sosial berlatarbelakang Dakwah Islam yang menjamur di setiap Platform yang kita gunakan. Islamic Center Mu’adz bin Jabal Kendari sendiri terus berbenah dan berinovasi bagaimana bisa menjadi Wadah penyebaran syiar Islam di Kota Kendari. Harapan tersebut menjadi bukti nyata dengan diadakannya ‘Seminar Sehari’ tentang kaidah-Kaidah Penting Dalam Amar Ma’ruf dan Nahi Mungkar. Kegiatan ini didorong dengan anggapan sebagaimana Urgensinya BerAmar ma’ruf dan Nahi Mungkar di Lingkungan Sekitar di zaman sekarang ini.

Amar Ma’ruf dan Nahi Mungkar yang dimaksud yaitu Usaha-usaha untuk mencegah dan menyeruhkan pada kebaikan jika kebaikan itu tampak ditinggalkan dan pada suatu keburukan yang dimana ketika keburukan itu tampak dikerjakan (Imam Mawardi  dan Abu Ya’la). Hal ini menjadi sangat penting untuk diketahui karena masih ada beberapa lokasi khususnya di Kota Kendari yang melakukan praktek kemungkaran dan atas dasar itu dibutuhkannya praktek Amar ma’ruf nahi mungkar untuk mengembalikan pemahaman masyarakat kepada fitrah Agama Islam yang Sebenarnya.

Seminar yang diinisiasi oleh Divisi Dakwah ICM Kendari ini diadakan pada hari Ahad, 24 Dzulhijjah 1440 H yang bertempat di Aula Aisyah Center yang lokasinya tepat disamping Kompleks Islamic Center Mu’adz bin Jabal Kendari. Adapun peserta seminar kali ini berasal dari perwakilan aktivis dakwah beberapa Instansi pendidikan di Kota kendari. Seminar yang terbatas hanya 60 Orang peserta ini dibawakan oleh Pemateri yang berkompeten di bidangnya. Sebut saja Ust. Imran Bukhari Ibrahim, Lc, selaku pemateri seminar kali ini yang berasal dari Yayasan Nasehat & Taujih (www.nasehattaujih.com). Yayasan ini bergerak dalam bidang Konsultasi Amar ma’ruf dan Nahi mungkar (Lembaga Hisbah) yang telah melakukan seminar/ dauroh diberbagai daerah. Beliau selaku Ketua dari Yayasan Nasehat & Taujih ini mengaku baru pertama kali mengunjungi Bumi Anoa ini. Adapun Biografi singkat beliau adalah sebagai berikut :

nama Lengkap : Imran Bukhari Ibrahim
TTL : Jeneponto, 21 juli 1989
Alamat : Jl. Kemangsari 4, No.5, Jatibening, Pondok Gede, Bekasi
Riwayat Pendidikan:
– TK Aisyiah
– SDN 1 Jeneponto (1995-2001)
– SMPN 2 Jeneponto (2001-2004)
– SMAN 1 Jeneponto (2004-2007)
– Ma’had Aly Ar-Raayah – Sukabumi (2007-2010)
– Universitas Islam Madinah – KSA (2011-2015)
– Kelas Internasional Majister Hukum Islam, Universitas Muhammadiyah Surakarta (2016-Sekarang).

Tepatnya jam 08.30 WITA, Seminar dimulai dengan sambutan oleh Ketua Panitia Seminar Kali ini, Ust. Slamet Syahidin, M.Pdi. Pada sambutan kali ini, beliau menerangkan bahwa Betapa Pentingnya mengenal dan memahami ilmu Amar Ma’ruf Nahi Mungkar yang didalamnya ada Ilmu Tarbiyah, karena pada dasarnya materi yang akan didakwahi berjalan seiringan dengan cara penyampaian yang baik“, ujarnya.

Dilanjutkan dengan dibukanya Seminar tersebut oleh Ust. Zezen Zaenal Mursalin, Lc selaku Direktur Islamic Center Mu’adz bin Jabal Kendari. Beliau menuturkan bahwa Apa yang kita lakukan Dalam Berdakwah di kehidupan sehari-hari adalah Profesi yang sangat ideal, karena Dakwah adalah Profesi para Nabi dan Rasul, suri tauladan kita semua. Namun, di lingkungan sekitar kita, sering kita mendapati adanya Aktifis dakwah sampai dengan para ulama tertolak untuk berdakwah di daerah sekitarnya dikarenakan Metode dan cara Dakwah yang tidak diperhatikan. Terkhusus Amar Ma’ruf dan Nahi Mungkar itu sendiri, memiliki pengaruh tersendiri sebagai penunjung dakwah terhadap ummat”. Beliau juga menuturkan bahwa Islamic Center Mu’adz bin Jabal Kendari terus dan selalu mengusahakan serta mengedepankan kolaborasi dan Bertaawun ala birri wa Taqwa dengan sesama lembaga dakwah yang saat ini masih jarang untuk dilakukan, ujarnya.

Adapun materi yang dibawakan kali ini terbagi atas empat sesi yang membawa peserta untuk mengenal lebih dalam lagi tentang Ikhtisab (Amar Ma’ruf Nahi Mungkar), mulai dari pemaparan pilar-pilar dakwah, pemahaman Ihtisab itu sendiri meliputi metode-metode yang baik dalam berikhtisab di lingkungan sekitar serta yang terpenting bagaimana menjadi Mukhtasib (Orang yang menyeruhkan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar) sehingga ketika kita sebagai muslimin turun ke lapangan untuk melakukan dakwah, maka dengan dini kita sudah bisa menyertakan Ikhtisab di dalamnya.

Beberapa sesi pun telah di lalui dan tibalah sesi terakhir yaitu simulasi. Semua peserta seminar di bagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan tugas oleh pemateri untuk bisa berdiskusi terkait macam-macam kemungkaran syar’i yang terjadi di Masyarakat serta tak lupa dengan merancang kegiatan dengan maksud untuk menghadirkan manfaat ikhtisab terhadap kegiatan tersebut. Alhasil, banyak ide-ide bermunculan dari para peserta, dan peserta juga saling memberi saran dan ide terkait kegiatan yang mereka canangkan serta tidak sedikit juga kegiatan yang dipaparkan itu bukan hanya sekedar ‘Isapan Jempol Belaka’, tetapi memang Insyaa Allah dalam waktu dekat akan di realisasikan di Masyarakat, ‘Beramal setelah Berilmu’, Masyaa Allah.

Jarum Jam tepat menunjukkan pukul 17.30 WITA menandakan telah selesainya sesi Seminar kali ini. Luaran yang diharapkan bahwa, setiap seorang muslim itu bisa menerapkan Ikhtisab ketika melihat kemungkaran di lingkungan sekitar serta yang paling penting adalah menanamkan dalam diri bahwa anjuran untuk berAmar ma’ruf nahi mungkar ini adalah merupakan perintah yang jelas dari Allah karena setiap dari kita semua diciptakan untuk menjadi penolong untuk sesamanya.

Kegiatan ini ditutup dan diawali dengan Pemberian Sertifikat secara simbolis oleh Ust. Zezen Zaenal Mursalin, Lc kepada Bapak Muhammad Jahid, selaku peserta dan perwakilan dari Ponpes Islamic Center Mu’adz bin Jabal Konawe Selatan yang didampingi oleh Ketua Panitia dan Pemateri.

Setelah itu Ust. Zezen Zaenal Mursalin, Lc menutup kegiatan ini dan mengatakan bahwa sangat senang melihat antusias para peserta ketika melakukan sesi simulasi dan dengan itu juga, beliau menyampaikan bahwa insyaa Allah dalam waktu dekat ini akan ada kegiatan sosial yang akan Islamic Center Mu’adz bin Jabal Kendari lakukan serta memberikan amanah kepada Para peserta untuk merealisasikan ilmunya hari ini untuk menjadi Panitia penyelenggara Kegiatan Tersebut.

 

 

 

Shares